Monday, November 29, 2010

Hmmm...

Tanggal 27 November 2010, menjadi hari yang berarti dalam perjalanan hidupku. Pada tanggal itu ku menyatakan isi hati, perasaan ku pada seseorang yang benar-benar ku sayang. Ku melakukanny d sebuah resto d daerah Depok. Ku utarakan isi hati setelah kami selesai makan. Apa yang ku ungkapkan benar-benar parah, beda dengan saat pertama kali ku utarakan perasaan pada seseorang 1 tahun lalu. Susunan kata yang melluncur dari mulutku bagai anak TK yang mulai belajar menyusun kalimat. Ancuurrr...
Awalny dia sedikit kaget, serta mengatakan bahwa dia tidak mengenal pacaran. Tapi akhirny dia menerima perasaan sebagai seseorang yang ingin berta'aruf dengan dia. Yah bagi ku itu cukup. Karena sejatiny ku memang ingin menjadikan dia menjadi pendampingku seumur hidupku. Saat itu cuaca d Depok sangat mendung, namun bagiku matahari di Depok bersinar dengan cerahny...hahahahaha...
Setelah itu kami seolah-olah bagai seseorang yang menerima perasaan masing-masing pasangan. Ku lihat wajah dia juga memancarkan wajah senang.
Namun pada hari minggu sore tanggal 28 November 2010, saat kami sedang berchatting ria. Dia kembali menanyakan apa yang ku katakan saat di resto itu kemarin. Dia sepertiny mulai menyangsikan kesungguhan hatiku. Memang untuk menikah, seperti apa yang dia tanyakan, ku masih belum siap secara finansial. Namun untuk mental insya4WI ku siap. Jadi mungkin ku merencanakan untuk menikah 2-3 tahun yang akan datang. Namun sepertinya dia kurang setuju dengan rencana ku. Sehingga ku merasa dia mulai memikirkan lagi apakah menerima ku atau tidak...
Jujur semua pertanyaan yang dilontarkan padaku dchat, ku merasa tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Namun itulah yang ada dkepalaku dan yang mungkin ku janjikan serta ku rasa bisa memenuhi janji itu. 
Yah, memang saat memilih untuk mengungkapkan perasaanku pada, ku blum melakukan sholat sunnah Istiqarah. Dan dia menanyakan hal itu, dan ku ga mungkin untuk berbohong. Ku bilang saja, ku memang belum sholat Istiqarah. Sepertiny jawabanku itu menambah nilai minus ku dmata dia. 
Hah, ku memang ga jago dalam mengurusi permasalahan ini. Namun cepat atau lambat ku pasti harus menyelesaikan masalah seperti ini demi masa depanku juga nantiny. 
Akibat perbincangan dengan dia dchat membuat ku dari kemarin hingga postingan ini ku tulis terus memikirkan masalah itu. Bahkan ku semalem susah untuk tidur, slalu terpikir masalah yang sedang ku hadapi ini. 
Memang mencintai dalam Islam tidak kenal yang namany pacaran. Ku juga sbenernya tidak suka dengan pacaran, tapi periode ini mnurutku penting untuk mengenal seseorang yang akan menjadi pendampingku seumur hidupku. Dan telah ku tancapkan dalam hati bahwa periode yang ku maksud ini ga boleh sama sekali seperti orang berpacaran. Yang dalam Islam dilarang bagi yang bukan muhrim saling bersentuhan atau berdua-dua terutama dtempat sepi. Ku hanya mau bisa saling mengenal satu sama lain dalam jangka waktu lama agar tidak menyesal dkemudian hari.
Sebenarny, tindakan ku untuk menyatakan perasaan pada dia itu hanya semacam ku tidak mau kehilangan dia. Istilah kasarny, ku menge"tek" dia sebagai calon ibu dari anak-anak ku kelak. Nah, hal itu pula yang menyebabkan ku putus dengan orang yang pertama kali pernah ku beritahu perasaan ku padany. 
Saat ini ku mulai mencari-cari tahu bagaimana seharusny yang ku perbuat. Namun tidak seorang pun yang bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Yah, ku hanya bisa berserah diri pada 4WI Swt, dengan selalu berdoa padaNya dan mulai menunaikan sholat sunnah Istiqarah agar 4WI mau memberikan petunjuk dan ketetapan hati padaku.

Doakan apa yang ku lakukan bukanlah dasari nafsu syetan, tapi menunaikan amalan yang baik....

Wednesday, November 24, 2010

Rain Siggy for YI



Untuk pertama kali, ku langsung bikin siggy terbaru tidak terlalu jauh dari tanggal rilis single terbaru YUI-Rain. Sebenerny kebetulan aja ku ingat bwt bikin siggt malam ini. Kemarin baru dapat file PV Rain berformat avi, karena sebelumny ku punya yang format videony mkv. Meski gambar lebih bagus, mkv tidak bisa dputar d gomplayer hanya bisa d k-lite. Sedangkan ku biasany mengambil gambar siggy ku dari capture PV-PV single terbaru YUI. Nah gambar diatasa adalah salah satu scene yang ada di PV Rain. Gambar ini memperlihatkan muka YUI yang melas, sendu seolah-olah kehilangan sesuatu yang berharga bagi diriny. Oleh karena itu ku bikin temany antique aja skalian biar terasa pesan dari wajah YUI.
Proses membuat siggy ini cukup sbentar sekitar 30 menitan.
Smoga orang yang melihat siggyku pada suka semua...amiiinn..
Siggy ini saat ini telah terpasang di akun YUI-Indo.net.
Cekidot gan, smoga berkenan...hehehehehe

Rain lyrics





Kanji
待ち合わせの夜
気がついていた
鏡の自分に問いかける

白いコート さえない顔
本当は期待してる

タクシーがつかまらないまま
国道沿いを急いだ

傘がないなんてよくあること
ずぶ濡れになって歩いた
x'mas street
誰のせいにもできないじゃない
自分勝手に描いたstory
ほんの少しの幸せでいいの
あなたは来ない
わかっている silent night



時計を気にする 人は苦手よ
失い続けた 記憶がよぎる

どうしたって過去は失くせない
いつまでも 嘆かないで

特別じゃないわ
何度繰り返しても
同じ場所で迷うから

傘はないさって嘘はやめて
真相なんてわからないepisode
傷つくことにも慣れている
矛盾だって全部受け止めた
すべてを壊す
勇気なんてなかった
あなたは来ない
一人きりのsilent night


show window 並んだ未来に
夢見てた あの頃のように
ぼんやりと映ったcandleに
憧れた さよならだね


この雨がいつか粉雪になって
悲しみをそっと包みこむとき
新しい希望に出会うの
いつだってonly night 悲しんだ
大人ってちょっと
寂しがりだから
また今始まりのsilent night

ROMAJI
---------
〈Rain 歌詞〉

Machiawase no yoru
Ki ga tsuiteita
Kagami no jibun ni toikakeru

Shiroi kooto saenai kao
hontou wa kitai shiteiru


Takushii ga tsukamaranai mama
kokudou zoi wo isoida

Kasa ga nainante yoku aru koto
Subunure ni natte aruita
x'mas street
Dare no sei ni mo dekinai janai
Jibun katte ni egaita story
Honno sukoshi no shiawase dake de ii no
Anata wa konai
Wakatteiru Silent Night


Tokei wo ki ni suru hito wa nigate yo
Ushinai tsudzuketa kioku ga yogiru


Doushitatte kako wa nakusenai
Itsumade mo nagekanaide

Tokubetsu janai wa
nando kurikaeshitemo
onaji basho de mayou kara


uso wa nai satte uso wa yamete
Shinsou wa nante wakaranai episoodo
Kizutsuku koto ni mo nareteiru
Mujun datte zenbu uketometa
Subete wo kowasu
Yuuki nante nakatta
Anata wa konai
Hitorikiri no Silent Night


Show window naranda mirai ni
yume miteta ano koro no you ni
Bonyari to utsutta candle ni
Akogareta sayonara da ne


kono ame ga itsuka konayuki ni natte
kanashimi wo sotto tsutsumi komu toki
atarashii kibou ni deau no
itsu datte hoori naito tanoshimeta
otona tte chotto
samishigari dakara
naitatte iin da
hajimari no silent night

English
-------
Rain

On the night we arranged to meet
The realization dawned on me
Questioning my reflection in the mirror

With a white coat on
And a glum expression
I had in fact been in high anticipation
Hurrying along the highway without being able to get a taxi

Not having an umbrella is a common thing
Walking along soaking wet on x'mas
Surely the blame cannot be put on someone else?

A story which I created by myself
Even a teeny bit of happiness would have been fine for me
You won't be coming
That I know
Silent night

Checking the time repeatedly
I'm terrible at people relations
That lost memory flashed across my mind

No matter what I do
I can't get rid of the past
Don't keep sighing

It's nothing special
Because no matter how many times I try again
I get lost at the same place

Quit lying that there are no lies
That incident in which the truth was not known
I've gotten used to being hurt
Even if it's a contradiction I accepted it all
I just didn't have the courage to destroy everything
You won't be coming
A lonesome silent night

I dreamt of that promising future displayed in the show window
Just like back then
Adoring the vague reflection of the candles
So this is goodbye

When someday this rain turns into snow
And slowly consumes this sadness
I'll be greeted by new hope

I have always enjoyed the holy night
Adults tend to be a little lonely
So it's okay to cry
A new beginning, silent night

Translate INDO:
---------------
Machi awaseno yoru kigatsuiteita

Kusadari malam itu kita janji bertemu



Kagami no jibun ni toikakeru

Di cermin itu kurefleksikan pertanyaanku



Shiroi KOOTO saenai kao

MANTEL putih seraut wajah murung



Hontou wa kitaishiteru

Sebenarnya aku berharap sesuatu



TAKUSHII tsukamaranai mama

TAKSI begitu sulit kuperoleh



Kokudo zoi wo isoida~

Di jalanan umum, tergesa-gesa~


Kasa ga nai nante yoku aru koto

Tanpa payung suatu hal yang biasa


Tsumunui nante aruita CHRISTMAS EVE

Berjalan berbasah-basah di MALAM NATAL


Dare no seiini mo dekinai jyanai?

Ini bukan salah siapapun?



Jibunkatte ni egaita STORY

Ini hanya CERITA yang kukarang



Honno sukoshi no shiawase dake de ii no?

Dengan sedikit saja bahagia apakah itu baik untukku?



Anata wo konai wakatteru SAIRENTONAITO

Kau tak datang kutahu ini MALAM SUNYI



Tokei wo kini suru hito wa nigate yo

Khawatir soal waktu membuatku jadi terburu-buru



Ushinai tsuzuketa kioku ga yogiru

Kenangan yang hilang terlintas di benakku



Doshitatte kako wa nakusenai

Tak peduli yang kuperbuat kutakkan membuangnya



Itsumademo nagekanaide

Meski begitu aku takkan mengeluh



Tokubetsu janai wa nando kurikaishitemo

Tak ada yang special walau kucoba berulang kali



Onaji basho de mayou kara~

Di tempat yang sama masih saja tersesat ~



Uso wa nai satte uso wa yamete

Dusta tak ada disana jadi berbohong hentikanlah



Shinsou nante wakaranai EPISODO

EPISODE yang tak kumengerti kebenarannya



Kizutsuke koto nimo nareteiru

Aku jadi terbiasa dengan kepedihan itu



Mujun datte zenbu uketometa

Walau bertentangan kuterima semuanya



Subete wo kowasu yuuki nante nakatta

Aku tak punya keberanian 'tuk hancurkan semuanya



Anata wa konai hitorikiri SAIRENTONAITO

Kau tak datang, kusendiri di MALAM SUNYI



SHOU UINDOU naranda mirai ni yumemiteita ano koro no youni

JENDELA PERTUNJUKAN tampilkan masa depan bak sebuah mimpi seperti masa itu



Bonyari to utsutta KYANDORU ni akogareta sayonara dane~

Refleksi samar-samar LILIN ini jadi selamat tinggal, ya kan~



Kono amega itsuka konayuki ni natte

Hujan ini, juga suatu hari akan jadi salju



Kanashimi wo sotto tsutsumikomu toki

Kesedihan ini perlahan akan tertelan olehnya



Atarashii~ kibou ni deau no...

Baru~ kutemukan sebuah harapan...



Itsuda tte HOORIINAITO tanoshimeta

MALAM KUDUS yang selalu menyenangkan



Otonatte chotto samishigari dakara...

Kedewasaan membuatku kesepian karenanya...



Naitatte iin da hajimari wo SAIRENTONAITO

Tak apa menangis mengawali MALAM SUNYI

YUI-Rain



YUI kembali mengeluarkan single terbaru dengan judul Rain. Single ini diluncutkan tanggal 23 November 2010. Single terbaru ini proses rekamanny dilakukan disela-sela kesibukan YUI mempersiapkan dan menjalani tour konserny yang keempat. Dalam single ini ada 3 lagu dan 1 instrumental. Laguny adalah tentu saja rain, a room dan how crazy akustik ver, serta rain intrumental.
Pada perilisan satu hari di oricon single Rain-ny YUI hanya menempati posisi 3. Hal ini membuat YUI gagal mengalahkan rekor yang dpegang oleh Utada Hikaru yang 6 kali posisi 1 di oricon setiap mengeluarkan single baru.
Tapi, peringkat yang YUI didapat memang bisa dmaklumi karena harus bersaing dengan group idol yang sama-sama mengeluarkan single terbaru, seperti SDN48 yang menduduki peringkat 1 di oricon.
Sedangkan gambaar diatas adalah cover single Rain. YUI terlihat seperti orang yang kehilangan sesuatu yang berharga.

Berikut tracklist single Rain:

YUI~Rain
1. Rain
2. a room
3. How Crazy~YUI acoustic version
4. Rain~Intrumental~


Smoga single Rain ini bisa terus menanjak mencapai peringkat 1 di oricon dan lagu-lagu yang ada didalamny dapat diterima oleh YUI-Lover lain di seluruh muka bumi.
YUI teruslah berkarya, ku slalu menanti karyamu...

Sunday, November 21, 2010

Malas

Hampir habis bulan November ini tapi postingan untuk bulan ini blum ada sama sekali. Ini postingan pertama pada bulan November. Entah mengapa lagi-lagi rasa malas muncul kembali untuk menulis dblog ini.
Ya sudah mulai saja dengan kegiatan ku terakhir, tepatny sabtu kemarin tanggal 20 November 2010. Untung ku tidak mengambil tawaran jaga untuk hari sabtu, karena ada seseorang yang mengajakku untuk menonton fllm Harry Potter and the Deathly Hollow di Pejaten village. Senangny....hehehehe
Tapi ku harus berangkat duluan untuk membeli tiket itu, karena temanku itu sedang ada ujian cpns d Istora Senayan. Ku akhirny berangkat ke sana sekitar jam 2.30. Sampai di Pejaten Village jam 2an, langsung menuju XXI. Ku memilih untuk menonton yang jam 18.30. Setelah memberi tahu temanku itu, ku menunggu ditempat duduk di XXI sampai jam 3. Lalu ku mencari Musholla untuk sholat Ashar. Setelah ini ku duduk dsekitarny menunggu temanku sambil baca novel yang sengaja ku bawa. Ternyata temen ku sms klo dia akan datang jam stengah 6. waaa..lama beut, tp gpp deh demi dia..hihihihihi...
Ketika jam 6.45 ternyata temanku blum juga datang, dah dia bilang akan datang jam stengah 7. Ya sudah terpaksa tetap menunggu, tp ku menungguny dluar Pejaten village. Akhirny jam 6.20 temen ku datang. Karena ku dan dia juga blum sholat, jadi sholat terlebih dulu sblum nonton.
Akhirny kami masuk studio 2 skitar jam 6.50, jadi film telah diputar sekitar 20 menit.wwaaa...sayang sekali.
Ternyata film Harry Potter terbaru ini sangat tidak membosankan, bahkan banyak sekali hal-hal lucu yang ditampilkan. Selesai fim itu sekitar jam stengah 9 malam. Ku langsung pulang untuk mengantar dia ke rumahny. Sampai dirumahny eh ku malah disuruh makan dulu pake rendang, emang sih rendang buatan nyokapny maknyus..hehehe

Akhirny ku pulang sampe rumah sekitar jam stengah 10. Hah, hari yang lumayan melelahkan terutama dibagian menungguny. tapi ku senang sekali bisa nonton bareng dengan si dia. Kykny hari ini minggu, ku mau mengatakan sesuatu pada dia, mudah-mudahan keberanian ku muncul.. doakan ya...

dah dulu ya, sambung lagi dilain kesempatan
Adiue~

Friday, October 29, 2010

Gagal Ginjal Kronik pada Anak

PENDAHULUAN
Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah keadaan dimana terjadi penurunan fungsi ginjal secara progresif dan ireversibel, sehingga kadar kreatinin serum lebih dari 2 atau 3 kali normal untuk anak dengan jenis kelamin yang sama, atau bila laju filtrasi glomerulus (LFG) <30 ml/menit/1,73 m2 sekurang-kurangnya selama 3 bulan. Gagal ginjal terminal ialah keadaan kadar kreatinin serum yang lebih dari 4 kali nilai normal untuk anak dengan usia dan jenis kelamin yang sama, atau LFG < 10 ml/menit/1,72 m2 selama minimal 3 bulan. Penurunan fungsi ginjal terjadi sesuai dengan penurunan jumlah dari massa ginjal (tabel 1). Fungsi ginjal dinyatakan sebagai laju filtrasi glomerulus (LFG).1
Tabel 1. Pembagian gagal ginjal kronik

Massa ginjal yang masih berfungsi(%)
LFG
ml/menit/1.73m2
Gejala-gejala
Insufisiensi ginjal ringan
50 - 25
80 - 50
Asimptomatik
Insufisiensi ginjal sedang
25 - 15
50 - 30
Gangguan metabolik dan pertumbuhan
Insufisiensi ginjal berat
15 - 5
30 – 10
Gagal ginjal terminal
< 5
≤ 10
Membutuhkan terapi pengganti ginjal
Dikutip dari Rigden SPA. The management of chronic and end stage renal failure in children.In Webb N, Postlethwaite Eds. Clinical paediatric nephrology 3rd ed. Oxford University Press New York., 2003 : 428

ANGKA KEJADIAN
Angka kejadian gagal ginjal kronik sulit ditentukan secara pasti. Pada tahun 1999, di United Kingdom diperoleh data 53,4 per 1 juta anak mengalami terapi pengganti ginjal di mana 2,4% terjadi pada umur kurang dari 2 tahun, 6,4% pada umur 2-5 tahun, 20,5% pada umur 5-10 tahun, 41,2% pada umur 10-15 tahun dan 29,5% pada umur 15-18 tahun 1,2. Di Indonesia, antara 1984-1988 di 7 rumah sakit pendidikan ditemukan GGK sebanyak 2% dari 2889 anak yang dirawat dengan penyakit ginjal. Sedangkan di RSCM didapatkan peningkatan jumlah penderita GGK dari 4,9% dari 668 anak yang dirawat tahun 1991-1995, menjadi 13,3% dari 435 anak pada tahun 1996-2000.3
ETIOLOGI
Penyebab terjadinya GGK bermacam-macam. Namun terdapat tiga penyebab utama GGK pada anak yaitu kelainan kongenital, kelainan herediter, dan glomerulonefritis. Macam macam penyebab GGK adalah sebagai berikut : infeksi saluran kemih, uropati obstruktif, nefropati refluks, hipolasia ata displasia ginjal, fokal segmental glomerulosklerosis, polikistik ginjal, penyakit multisistem (lupus eritematosus, henoch schoenlein, hemolitic uremic syndrome).1

PATOFISIOLOGI 1,2
Ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu menghasilkan hormon-hormon misalnya eritropoitin, vitamin D3 aktif, membersihkan toksin hasil metabolisme dalam darah, mempertahankan keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam basa, serta memegang peranan untuk mengontrol tekanan darah. Pada gagal ginjal kronik, ginjal tidak mampu menjalankan beberapa atau semua fungsi tersebut di atas. Penyebab utama gangguan fungsi ginjal tersebut oleh karena berkurangnya massa ginjal oleh karena kerusakan akibat proses imunologis yang terus berlangsung, hiperfiltrasi hemodinamik dalam mempertahankan glomerulus, diet protein dan fosfat, proteinuria persisten serta hipertensi sistemik. Berkurangnya massa ginjal akibat kerusakan tersebut, akan menyebabkan terjadinya hipertrofi dan hiperfiltrasi dari massa ginjal yang tersisa. Akibatnya akan terjadi hipertensi pada massa ginjal tersebut yang dapat menyebabkan sklerosis glomerulus serta fibrosis dari jaringan interstitia. 
Ginjal mempunyai kemampuan yang besar untuk melakukan kompensasi. Bila massa ginjal berkurang 50%, maka gejala-gejala pada GGK masih belum terlihat. Gejala-gejala GGK mulai tampak bila massa ginjal berkurang 50% sampai 80% misalnya uremia.
Uremia merupakan kumpulan gejala akibat terganggunya beberapa sistem organ sebagai akibat penimbunan toksin dari metabolisme protein. Tanda-tanda terjadinya gagal ginjal kronik yaitu adanya ginjal yang mengecil dari foto X-Ray, osteodistrofi ginjal, neuropati perifer serta terjadinya uremia. 
Terjadinya osteodistrofi ginjal sebagai akibat terjadinya hiperparatiroid sekunder. Pada GGK terjadi penurunan LFG, akibatnya terjadi hiperfosfatemia yang akan merangsang kelenjar paratiroid untuk memproduksi hormon paratiroid. Di samping itu pada GGK terjadi penurunan aktifitas enzim 1 α-hidroxylase akan menyebabkan terjadinya hipokalsemia dan hiperfosfatemia. Keadaan ini juga akan merangsang kelenjar paratiroid untuk memproduksi hormon paratiroid. Ada dua macam bentuk osteodistrofi ginjal yaitu osteitis fibrosa cystica yang ditandai dengan peningkatan aktifitas osteoclast atau osteomalacia yang ditandai dengan penurunan aktifitas mineralisasi tulang . 
Neuropati yang terjadi lebih bersifat sensoris dengan gejala timbulnya paraesthesia serta sindroma restless leg. Pada GGK terjadi anemia normokromik normositik, akibat penurunan produksi eritropoitin yang dalam keadaan normal diproduksi di endotel kapiler peritubular. Pada gagal ginjal terminal merupakan fase akhir progresifitas dari gagal ginjal kronik. Penderita mengalami kerusakan massa ginjal dalam jumlah sangat besar sehingga untuk mempertahankan fungsi ginjal memerlukan terapi pengganti ginjal baik dialisis atau transplantasi.
MANIFESTASI KLINIS  3,4
Anak-anak dengan GGK datang ke dokter dengan berbagai keluhan, yang berhubungan dengan penyakit utamanya, atau sebagai konsekuensi akibat penurunan fungsi ginjalnya. Awalnya GGK biasanya tanpa gejala, atau hanya menunjukkan keluhan-keluhan yang tidak khas seperti sakit kepala, lelah, letargi, nafsu makan menurun, muntah, gangguan pertumbuhan. Pada pemeriksaan fisik dapat dijumpai anak yang tampak pucat, lemah, dan hipertensi. Keadaan tersebut dapat berlangsung menahun, dan perburukan terus berlangsung secara tersembunyi, dimana gejala akan bermunculan setelah anak memasuki stadium gagal ginjal terminal.Gejala klinis pada GGK dapat disebabkan oleh penyakit yang mendasari maupun akibat dari GGK sendiri yaitu :
Kegagalan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit 
Penumpukan toksin uremik yang merupakan metabolit toksik
Kekurangan hormon yang diproduksi di ginjal yaitu eritropoietin dan vit. D3 aktif 
Respon abnormal dari end organ terhadap hormon pertumbuhan 
DIAGNOSIS 1,3,4
Untuk menegakkan diagnosa GGK, anamnesis merupakan petunjuk yang sangat penting untuk mengetahui penyakit yang mendasari. Namun demikian pada beberapa keadaan memerlukan pemeriksaan-pemeriksaan khusus. Pemeriksaan yang diperlukan untuk mengetahui beratnya GGK adalah sebagai berikut :
- Darah lengkap : hemoglobin, leukosit, trombosit, differential count, hapusan darah.
- Kimia darah : 
o       Serum elektrolit (K, Na, Ca, P, Cl), ureum, kreatinin, serum albumin, total protein, asam urat.
o       Analisa gas darah
o       Kadar hormon paratiroid
- Pemeriksaan urin : albumin/protein, sedimen urin.
- Laju Filtrasi Glomerulus, dapat ditentukan dengan menggunakan rumus Haycock-Schwartz       LFG = ( K x h )
                  Pcr
Keterangan:
o       LFG : Laju Filtrasi Glomerulus
o       K : konstanta sesuai dengan tinggi badan dan massa otot
o       h : tinggi badan dalam cm
o       Pcr : kadar kreatinin dalam plasma (mol/L atau mg/dL)
o       Nilai K berbeda menurut umur 
Umur
Pcr (mg/dL)
Preterm 
0,27
Neonatus
0,37
Bayi ( 0-1 th )
0,45
Anak ( 2-12 th)
0,55
Perempuan ( 13-21 th )
0,55
Laki-laku ( 13-21 th)
0,70

Foto tangan kiri dan pelvis untuk mengetahui bone age serta terjadinya osteodistrofi ginjal. 
Thorax foto, elektrokardiografi (EKG) dan echocardiografi untuk mengetahui terjadinya hipertrofi ventrikel. 
Pemeriksaan khusus yang diperlukan sesuai dengan penyakit yang mendasari: 
Ultrasonografi ginjal 
Voidingcystourography 
Radioisotop-Scans 
Antegrade pressure flow studies 
Intravenous urogram 
Urinalisis 
Pemeriksaan mikroskop urin, kultur 
Komplemen C3, C4, antinuklear antibodi, anti DNA antibodi, anti GBN antibodies, ANCA 
Biopsi ginjal 

PENGOBATAN 3,4 
Penanganan penderita GGK meliputi penanganan :
Penyakit yang mendasari 
Keadaan sebelum mencapai gagal ginjal terminal 
Gagal ginjal terminal 
Penanganan penyakit yang mendasari misalnya pengobatan glomerulonefritis, reflux nefropati, uropati obstruktif, serta penyakit-penyakit sistemik yang mendasari. 
Penanganan sebelum penderita mencapai gagal ginjal terminal meliputi :
Pengobatan secara konservatif 
a)      Pengobatan secara simptomatis, yaitu mengurangi gejala uremia seperti mual, muntah
b)      Mengusahakan kehidupan penderita menjadi normal kembali, sehingga dapat melakukan aktifitas seperti sekolah dan kehidupan sosial
c)      Mempertahankan pertumbuhan yang normal
d)      Menghambat laju progresifitas menjadi gagal ginjal terminal
e)      Mempersiapkan penderita dan keluarga untuk menjalani terapi pengganti ginjal misalnya dialisis, transplantasi ginjal
Pemberian nutrisi 
Pemberian nutrisi penting untuk memperbaiki nutrisi dan pertumbuhan penderita. Pemberian nutrisi pada GGK:
a)      Kalori yang adekuat mengacu pada recommended daily allowance (RDA) Tabel2.
b)      Protein yang diberikan harus cukup untuk pertumbuhan namun tidak memperberat keadaan uremia. Tabel2.
c)      Pemberian diet yang mengandung fosfat harus dibatasi untuk mencegah terjadinya hiperparatiroidism sekunder. Dianjurkan mempergunakan kalsium karbonat untuk mengikat fosfat.
Tabel 2. Kebutuhan kalori dan protein yang direkomendasikan untuk anak dengan gagal ginjal kronik
Umur
Tinggi (cm)
Energi (kkal)
Minimal protein (g)
Kalsium (g)
Fosfor (g)
0-12 bulan
55
120/kg
2,2/kg
0,4
0,2
2-6 bulan
63
110/kg
2,0/kg
0,5
0,4
6-12 bulan
72
100/kg
1,8/kg
0,6
0,5
1-2 tahun
81
1000
18
0,7
0,7
2-4 tahun
96
1300
22
0,8
0,8
4-6 tahun
110
1600
29
0,9
0,9
6-8 tahun
121
2000
29
0,9
0,9
8-10 tahun
131
2200
31
1
1
10-12 tahun
141
2450
36
1,2
1,2
12-14tahun L
151
2700
40
1,4
1,4
P
154
2300
34
1,3
1,3
14-18tahun L
170
3000
45
1,4
1,4
P
159
2350
35
1,3
1,3
18-20tahun L
175
2800
4,2
0,8
0,8
P
163
2300
33
0,8
0,8
L: Laki-laki   P: Perempuan
Pemberian cairan dan elektrolit 
Pengaturan cairan pada penderita GGK harus mengacu pada status hidrasi penderita. Dilakukan evaluasi turgor kulit, tekanan darah, dan berat badan. Pada penderita GGK dengan poliuria pemberian cairan harus cukup adekuat untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Harus ada keseimbangan antara jumlah cairan yang dikeluarkan (urin, muntah, dan lain-lain) dengan cairan yang masuk. Pemberian cairan juga harus memperhitungkan insensible water loss. Pembatasan cairan biasanya tidak diperlukan, sampai penderita mencapai gagal ginjal tahap akhir atau terminal. 
Metabolisme asidosis yang menetap sering kali menyebabkan gagal tumbuh pada bayi dan menimbulkan demineralisasi tulang, serta hiperkalemia. Untuk koreksi asidosis dapat dengan pemberian NaHCO3 1-2 mmol/kg/hari peroral dalam dosis terbagi. Pengobatan asidosis harus dimonitor. Dosis harus disesuaikan dengan analisis gas darah. Pada asidosis berat dilakukan koreksi dengan dosis 0,3 kgBB x (12 - HCO3- serum) mEq/L iv. Satu tablet NaHCO3 500 mg = 6 Meq HCO3-/

Osteodistrofi ginjal
Kadar hormon paratiroid (PTH) meningkat dan kadar 1,25 dihydroxycholecalciferol menurun, sejak mulai terjadi insufisiensi ginjal ringan. Kadar fosfat plasma merupakan sebab utama terjadinya hiperparatiroidisme sekunder. Fosfat mengatur sel paratiroid secara independen pada kadar kalsium dan 1,25 dihydroxycholecalciferol endogen. Oleh karenanya kontrol terhadap fosfat plasma adalah hal yang penting. Karena sulitnya tercipta kepatuhan dalam diet rendah fosfat, maka pemberian kalsium dan pengikat fosfat, seperti kalsium karbonat dapat diberikan.  Dosis kalsium yang sering digunakan 100-300 mg/m2/hari. Untuk kalsium karbonat dapat diberikan 100 mg/kg/hari diberikan bersama makanan. Bila kadar fosfat plasma normal, namun kadar PTH tetap tinggi dapat ditambahkan Vitamin D, yang sering digunakan 1,25 OHvitD3 (rocatrol) dengan dosis 0,25 μg/hari (15-40 ng/kgBB/hari). 
Hipertensi 
Hipertensi pada GGK penyebabnya multifaktor. Pengendalian tekanan darah pada GGK, bukan saja untuk mencegah mobiditas dan mortalitas akibat hipertensi itu sendiri, tapi juga untuk mencegah progresivitas penurunan fungsi ginjal. Pengobatan hipertensi meliputi non farmakologis yaitu diet rendah garam, menurunkan berat badan dan olah raga. Pengobatan farmakologis, obat yang sering dipergunakan yaitu : diuretik, calcium channel blocker, angiotensin receptor blocker, ACE (angiotensin converting enzym) inhibitor, beta blocker,agonis adrenergik alfa,vasodilator perifer. Pengobatan hipertensi diawali dengan pemberian diuretik golongan furosemid 1-4 mg/kgBB/hari dibagi 1-4 dosis. Bila tidak berhasil dapat diberi antihipertensi calcium channel blocker ( nifedepin 1-2 mg/kg/hari dibagi 4 dosis ), ACE inhibitor ( kaptopril 0,3 mg/kg/kali diberikan 2-3 kali sehari), beta blocker (propanolol 1-10 mg/kg/hari), dan lain-lain. Pada hipertensi krisis dapat diberikan nifedipin secara sublingual 0,1mg/kg/kali maksimum 1 mg/kg/hari.
Anemia 
Anemia pada GGK adalah anemia normokromik normositer, karena produksi eritopoietin yang tidak adekuat. Pengobatan anemia pada GGK dengan pemberian recombinant hormon eritropoietin (EPO), bila Hb ≤ 10 g/dl, Ht ≤ 30% dengan dosis 50 unit/kgBB subkutan dua kali seminggu, dengan catatan serum feritin > 100 μg/L. Dosis dapat ditingkatkan sampai target haemoglobin 10-12 mg/dL tercapai. Selain itu pemberian asam folat diberikan pada penderita dengan defisiensi asam folat, dosis 1-5 mg/hari (selama 3-4 minggu). Penderita dengan dialisis diberi dosis rumatan 1 mg/hari. 
Gangguan jantung 
Bila terjadi gagal jantung dan hipertensi, maka pengobatan diberikan furosemide secara oral atau intravena dan pemberian calcium channel blocker. Bila terjadi perikarditis dan uremia berat adalah indikasi dilakukan dialisis.
Gangguan pertumbuhan 
Evaluasi pertumbuhan penderita GGK terutama dibawah umur 2 tahun dengan melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala secara teratur. Sehingga adanya gangguan pertumbuhan dapat segera diketahui. Pemberian nutrisi yang adekuat dapat mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan. Terapi dengan recombinant growth hormon (rhGH) dapat diberikan untuk mempercepat pertumbuhan dengan dosis 0,35 mg/kgBB atau 30 UI/m2 perminggu dibagi 7 dosis. Pemberian rhGH pada anak-anak masa pra-pubertal menunjukkan hasil yang memuaskan daripada anak-anak usia pubertal. 
Mempertahankan fungsi ginjal

Pada sebagian besar anak dengan GGK, fungsi ginjalnya akan terus menurun secara 
progresif, meskipun penyakit ginjal primernya telah tidak aktif. Progresifitas GGK berkaitan dengan kelainan histologinya yaitu glomerulosklerosis progresif, fibrosis interstitial, dan sklerosis vaskuler atau arterioler. Untuk mempertahankan fungsi ginjal yang berada pada suatu fase tertentu, dapatdilakukan dengan cara-cara: pengendalian hipertensi, menghilangkan proteinuria, mencegah terjadinya hiperparatiroidisme sekunder, dan diet protein yang cukup. Berbagai penelitian baik invivo maupun invitro membuktikan bahwa lipid mempunyai peran penting dalam progresivitas penyakit ginjal kronik. Gangguan metabolisme lipid sering ditemukan pada GGK sehingga menimbulkan keadaan hiperlipoproteinemia, kadar HDL menurun, LDL meningkat, dan VLDL kholesterol sangat menurun, disertai hipertrigliseridemia, dan gangguan apolipoprotein. Hal ini disebabkan karena terjadinya gangguan klirens lipoprotein LDL, dan menurunnya aktivitas lipolitik yang sebagian disebabkan oleh hiperparatiroidisme sekunder dan resistensi insulin. Selain dengan manipulasi diet, beberapa penelitian juga membuktikan manfaat penggunaan zat untuk menurunkan kadar lipid darah terhadap perbaikan LFG dan aliran plasma ginjal.1,3,4 

Edukasi dan persiapan 

Masa terapi konservatif GGK, merupakan saat terbaik untuk melaksanakan program
edukasi bagi pasien dan keluarganya, untuk menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi sehingga mereka dan keluarganya akan ikut secara aktif dalam program pengobatan tersebut. Masa tersebut juga dapat digunakan untuk mempersiapkan mereka menghadapi stadium gagal ginjal terminal. 
Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum anak masuk dalam stadium GGT:3 
1. Anak harus telah mendapatkan imunisasi lengkap sebelum dilakukan
transplantasi, setidak-tidaknya 3 bulan sebelum dimulainya TPG. 
2. Anak-anak dengan GGK yang mengalami disfungsi buli-buli, misalnya buli-
buli neurogenik, atau katup uretra posterior harus diatasi terlebih dahulu 
sebelum transplantasi dilakukan. 
3. Anak-anak yang membutuhkan dialisis sebelum transplantasi, tetapi tidak
sesuai untuk dialisis peritoneal, hendaknya dibuatkan fistula arteri-vena untuk 
akses hemodialisis. 

TERAPI PENGGANTI GINJAL

Tujuan terapi gagal ginjal terminal pada anak-anak tidak hanya untuk memperpanjang hidup anak, namun juga untuk meningkatkan kualitas hidup secara
keseluruhan, dengan tujuan utama adalah kehidupan masa dewasa yang lebih baik. 
Transplantasi ginjal yang berhasil merupakan terapi pilihan untuk semua anak dengan gagal ginjal terminal. Transplantasi ginjal dapat dilakukan dengan donor ginjal yang berasal dari keluarga hidup atau jenazah. Dialisis merupakan pelengkap dari transplantasi yang diperlukan pada saat sebelum atau antara transplantasi, dan bukanlah merupakan pilihan alternatif dari transplantasi. Ada 2 pilihan dasar yaitu hemodialisis atau dialisis peritoneal. Tetapi pilihan tidak selalu dapat dilakukan, bila misalnya terdapat kesulitan untuk memperoleh akses fistula A-V, maka pilihan 
hanyalah dialisis peritoneal, atau misalnya adanya adhesi intra-abdominal, maka dialisis peritoneal tidak bisa dipilih, kecuali hemodialisis. Seorang anak dipersiapkan untuk dilakukan transplantasi apabila laju filtrasi glomerulus telah menurun sampai 10 ml/menit/1.73m. Secara ideal sebenarnya adalah melakukan transplantasi sebelum timbul gejala-gejala akibat gagal ginjal kronik dan sebelum dialisis dibutuhkan. Tetapi hal tersebut jarang bisa dilakukan karena masa tunggu untuk
mendapatkan donor yang cocok tidak bisa dipastikan, masalah-masalah medis yang tidak memungkinkan anak segera menjalani transplantasi, atau yang paling sering adalahmemberikan waktu yang cukup untuk pasien dan keluarganya guna mempersiapkan dan menyesuaikan diri menghadapi situasi yang baru.2,3
Indikasi untuk memulai dialisis adalah:
1. timbulnya gejala sindrom uremia berupa letargi, anoreksia, atau muntah yang 
mengganggu aktivitas sehari-harinya. 
2. gangguan keseimbangan asam basa dan elektrolit yang mengancam jiwa, misalnya 
hiperkalemia yang tidak respon terhadap pengobatan konservatif. 
3. gejala kelebihan cairan yang tidak dapat diatasi dengan terapi diuretik. 
4. terjadi gagal tumbuh yang menetap meskipun telah dilakukan terapi konservatif yang adekuat. 

DIALISIS 

Di Inggris, Amerika Serikat, dan banyak negara-negara lain, dialisis peritoneal lebih banyak dilakukan pada anak-anak. Hemodialisis adalah suatu teknik untuk memindahkan atau membersihkan solut dengan berat molekul kecil dari darah secara difusi melalui membran semipermeabel. Hemodialisis membutuhkan akses sirkulasi, yang paling baik adalah pembuatan fistula A-V pada vasa radial atau brachial dari lengan yang tidak dominan. Pada dialisis peritoneal, membran peritoneal berfungsi sebagai membran semi-permeabel untuk melakukan pertukaran dengan solute antara darah dan cairan dialisat. Untuk memasukkan cairan dialisat kedalam rongga peritoneum perlu dipasang kateter peritoneal dari Tenckhoff. Ada 2 cara pelaksanaan dialisis peritoneal, yaitu:2,3 
1. Automated Peritoneal Dialysis (APD), dimana dialisis dilakukan malam hari dengan
mesin dialisis peritoneal, sehingga pada siang hari pasien bebas dari dialisis. 
2. Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD), dialisis berlangsung 24 jam sehari dengan rata-rata pertukuran cairan dialisat setiap 6 jam sekali. Meskipun hemodialisis dan dialisis peritoneal merupakan TPG yang efektif, angka mortalitas dialisis lebih tinggi daripada transplantasi untuk semua kelompok umur. 

TRANSPLANTASI 

Merupakan terapi terbaik bagi anak-anak dengan gagal ginjal terminal oleh karena 
akan memberikan rehabiltasi terbaik untuk hidup yang sangat mendekati wajar.
Transplantasi dilakukan dengan ginjal jenazah atau ginjal yang berasal dari keluarga hidup yang berusia relatif lebih tua, biasanya dari orang tuanya. 
Di Eropa pada tahun 1984-1993 hampir 21% anak yang berusia kurang dari 21 tahun mendapat ginjal dari donor hidup, sedangkan di Amerika Utara donor
hidup mencapai 50% dari seluruh donor yang diterima anak-anak yang berusia kurang dari 21 tahun pada tahun 1987-2000.3

PROGNOSIS 

Angka kelangsungan hidup anak-anak dengan gagal ginjal kronik saat ini semakin
baik. Dari 1070 anak yang berumur kurang dari 18 tahun saat menerima ginjal donor jenazah di Inggris dan Irandia dalam periode 10 tahun (1986-1995): 91 (9%) meninggal dengan penyebab kematian: 19% oleh karena infeksi, 4.5% lymphoid malignant disease, 4.5% uremia karena graft failure. Sedangkan data dari Amerika Utara melaporkan angka kelangsungan hidup 5 tahun setelah transplantasi donor hidup berkisar antara 80.8% pada anak-anak yang berusia kurang dari 1 tahun saat ditransplantasi, sampai 97.4% pada anak-anak yang berusia antara 6-10 tahun.2

Hampir Terbengkalai

Sesuai dengan judul postingan ku hari ini. Blog ku memang hampir satu bulan lebih tidak ada postingan baru. Entah mengapa keinginan untuk nulis di blog ini baik mengenai keseharianku maupun hal-hal lain terasa begitu malas. Padahal dalam sehari kehidupan manusia, bisa terjadi berbagai hal kejadian yang dapat diceritakan. Bahkan bila dibukukan mungkin bisa mencapai 500 halaman.
Mungkin ku akan meringkas singkat hal apa saja yang telah terjadi padaku dalam satu bulan kebelakang. Meskipun tidak semuany, malessss cinnn...
Baiklah pertama dimulai dengan pada tanggal 26 September 2010. Tanggal tersebut akhirny ku menjalani sumpah dokter di Balairung UI. Oia, Sbelumny tanggal 25ny ku ada jaga loh di Klinik Citra..hehehehe..Luamayan pas jaga ku dapat duit 200rb lebih. Nah ku pulang dari klinik sekitar jam 6 pagi. Sampe rumah mulai tuh siap-siap untuk ke sumpah dokter. Sampai di UI Depok sekitar jam 7an. Acara blum juga dimulai. Saat menuggu acara berlangsung mulai tuh rasa kantuk mendera..huaaaahhmmm...maklumlah abis jaga..hehehe. Akhirny acara mulai jam 9an. Semua prosesi berjalan dengan lancar dan khidmat. Terutama momen saat orang tua membuka kado yang telah dbeli oleh ku. Saat itu beneran saat-saat yang mengharukan. Ku benar-benar tidak bisa menahan air mataku untuk meleleh karena teringat segala jasa-jasa yang telah diberikan orang tua ku selama ini. Akhirny acara sumpah dokter selesai sekitar jam 2 siang.

Kedua, Selasa 5 Oktober merupakan hari yang naas bagi ku. Pulang jaga klinik di daerah tapos, ku mengalami kecelakaan yang cukup fatal dan terburuk sepanjang hayatku. Ketika ku ingin putar balik di depan plaza PP pasar rebo, tiba-tiba ku ditabrak dari belakang oleh mobil pick up. Yang lebih parah, ketika ku sudah jaduh di aspal, mobil itu tetap menginjak gas. Alhasil mobil itu hampir melindas kepalaku jika saja ku tidak memakai helm. Karena ku memakai helm, ternyata membuat kepala ku tersangkut di bemper depan dan terseret beberapa meter, baru mobil itu berhenti. Gilaaaaa....hampir aja nyawa ku melayang. Alhamdulillah, 4WI masih menyayangiku sehingga masih diberikan kesempatan untuk beribadah di dunia fana ini. Karena ku tidak mau banyak masalah, dan orang yang nabrakku mau bertanggu jawab. Jadi diselesaikan secara damai. Sebenarny kecelakaan itu ada juga kesalahan yang ku perbuat. Ketika ingin putar balik, ku sebenarny memotong mobil itu dan jarak ku motong mobil itu dengan ku berhenti untuk putar balik sangat dekat. Sehingga pengemudi mobil itu juga kaget karena ku berhenti. Meskipun saat ku putar balik, ku telah menyalakan lampu sen. Pokokny secara singkat ku dibawa ke RS pasar rebo (rs dengan pelayanan terburuk yang pernah ku tahu) untuk berobat, setelah itu ke bengkel untuk memperbaiki motor ku. Alhamdulillah, ku hanya luka lecet dan memar saja. Tapi ku sempet cobain diperiksa pakai CT-Scan loh...hehehehe...

Ketiga. Tanggal 10 Oktober ku ada acara seminar Hiperkes di Ngayogyakarta Hadiningrat selama seminggu. Wah, seminarny benar-benar ga jelas. Ku sebenerny hanya mengincar sertifikatny saja. Setiap malam pasti keluar malam untuk jalan-jalan sekalian cari makan malam. Alhasil akhirny ku tepar juga. Hari ketiga di Jogja ku mulai terserang flu berat. Akibatny setelah pulang ke Jakarta ku hampir seminggu tetap ga bisa jaga klinik untuk sementara..hiks..hiks...ga ada pemasukan....

Nah, sekarang ku sudah mulai jaga klinik lagi. Hari ini pun ku baru pulang jaga klinik di daerah Kranji. Sial, kayakny ku ditipu lagi. Soalny pas ku jaga semalam ada 7 pasien. Seharusny ku mendapat 135rb, tapi entah kenapa ku hanya dikasih 120rb. Ku sih malas ngurusin tentang uang gitu. Makany ku langsung ngeloyor pulang aja. Kejadian ini untuk kedua kaliny, dan ku dah berjanji pada diriku untuk tidak menerima jaga di Kranji lagi...KAPOK!!!!!

Dah dulu ya ringkasan kejadian selama satu bulan lalu..
Nanti ku update lagi...(smoga rasa malas ku ga kambuh lagi..hehehehe)

Ciao~