Monday, November 19, 2012

My Plans


Hampir 6 bulan sejak selesai masa tugas sebagai dokter PTT di Pulau Morotai. Saat ini rencana terdekatku adalah mempersiapkan diri untuk mendaftar ke spesialis. Mulai mengikuti pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) pada tanggal 2,3, dan 4 November yang lalu, hingga pelatihan Advanced Trauma Life Support (ATLS) tanggal 23,24 dan 25 November mendatang. Selain mengikuti kedua pelatihan tersebut, aku juga menjalani tes TOEFL yang juga menjadi salah satu persyaratan utama untuk mendaftar spesialis. Tapi saat mengikuti tes TOEFL, aku merasa kurang maksimal mengerjakannya. Karena kesalahan manajemen waktu, sehingga banyak soal-soal yang belum aku jawab dan waktunya telah habis. Jadi aku mungkin akan mengikuti tes tersebut lagi agar nilai TOEFL aku bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Disela-sela aku mempersiapkan hal itu, anehnya tidak ada satu tawaran jaga klinik yang datang kepadaku. Jadi aku berpikir positif saja, bahwa untuk memberikan aku kesempatan mempersiapkan semua hal tersebut sebaik-baiknya. Padahal kenyataannya, aku pun masih tidak serius lebih banyak membuang waktu untuk kesenangan pribadi. Biasalah sindrom "belum mepet belum serius", itulah yang masih sulit aku rubah.

     Selain rencana jangka pendek itu, aku masih punya satu lagi rencana lain, yaitu menikah. Aku punya impian ketika telah diterima di pendidikan spesialis, tak berapa lama aku bisa melangsungkan sebuah pernikahan. Karena dalam bayanganku, aku akan lebih bersemangat lagi bila ada seseorang yang bisa selalu menemani disaat senang, memberi semangat jika aku lelah, dan mengulurkan tangan ketika aku terjatuh, serta membantu untuk bangkit bersama.  Semoga angan-anganku dapat terwujud. Namun untuk merealisasikan rencana yang satu ini, aku harus diterima di program spesialis yang aku pilih.

     Sebenarnya aku masih bingung spesialis yang akan aku pilih. Ada dua program pendidikan spesialis yang cukup aku minati, pertama adalah anestesiologi dan yang kedua adalah kedokteran forensik. Aku punya rencana untuk pilih anestesiologi pada pendaftaran Januari mendatang, dan jikalau tidak diterima maka aku pilih kedokteran forensik pada periode Juli. Memang rencana itu akan membuat aku kehilangan banyak waktu hampir satu tahun. Tapi semoga rencana cadanganku ini tidak harus aku laksanakan. Aku sangat berharap dapat diterima melanjutkan pendidikan spesialis anestesiologi periode bulan Januari.

     Aku berharap rencana-rencana yang telah aku buat ini dapat berjalan dan terealisasi sesuai dengan apa yang aku inginkan. Namun selain usahaku yang harus maksimal untuk mewujudkan hal tersebut, semoga rencanaku ini juga mendapat ridho dari Alloh Swt. Dialah yang menjadi penentu 1% dari usaha kita yang 99%. Tanpa 1% itu maka 99% lainnya akan sia-sia belaka.

Saturday, November 10, 2012

Kemarau Cinta




Ketika sebuah niat telah terpatri
Beragam warna aku kejar kesana-kemari
Entah mengapa terasa jauh untuk digapai
Walau berjarak sejengkal jari

Ketika aku mulai mendekati satu
Ia perlahan jauh, jauh berlari dariku
Meninggalkan harapan semu penuh debu
Terbawa angin, hilang tertelan cakrawala biru

Yang aku mau hanya ingin menjadi utuh abadi
Bersama iga kiriku yang sejati
Berdua menciptakan nada-nada harmoni
Memberi keceriaan, canda, dan senyum indah bagi bumi

Namun...
Hanya lorong sepi yang menemani jalanku
Dalam pencarian tak berbatas mencapai dirimu untukku
Dirimu kelak yang akan selalu aku jaga dengan hidupku
Menerangimu dengan hangatnya lentera cintaku

Semoga malaikat segera membawa bidadarinya
Mendekat dan mendekap diriku yang hampa
Menghilangkan peluh dan dahaga
Menghapuskan kemarau cinta